…superhero lokal versus superhero luar…
Ya, tahun ini gue akui adalah tahunnya film-film superhero. Atau kalau bukan superhero, at least film dengan genre action, kaya 007, Taken, Wanted, Get Smart, dsb dst dll. Ya, film-film superhero tahun ini antara lain adalah Iron Man, The Incredible Hulk, Hancock, hingga yang terakhir adalah Batman-the Dark Knight..
Hmm.. Kalau di Indonesia, kayanya tahun ini tahunnya buku jadi film.. Misalnya ‘Kambing Jantan’ by Raditya Dika akan difilmkan, AAC (Ayat-ayat Cinta) yang sukses di pasaran membuat para produser film tertarik untuk mengangkat buku ‘Ketika Cinta Bertasbih’ menjadi sebuah film juga. Lalu ada ‘Laskar Pelangi’ yang sekarang sudah masuk proses editing dan mixing. Yap, dan masih cukup banyak lagi rasanya.
Nah, pertanyaan gue sekarang : Kapan ya Indonesia bisa bikin film superhero kaya di Hollywood, MGM, Walt Disney, atau Bollywood? (eh, Bollywood ada superheronya gitu?)
Yasudahlah, kayanya kalo sekarang sih, teknologinya masih nggak memungkinkan, ntar yang ada jadi film-film kaya Jaka Sembung, Dendam Nyi’ Pelet, dsb yang notabene film dubbing-an semua. Mwahahaha..
Ah, OOT bentar, kenapa juga ya film-film action atau superhero Indonesia selalu identik dengan dubbing dan tenaga dalam kaya Dragon Ball begitu? Perasaan gue, pas dulu masih jaman-jamannya cergam (cerita bergambar), kagak ada tuh Jaka Sembung bisa ngeluarin bola berenergi kaya SonGoKu. Mwahahaha..
Yap, mending kita coba lihat kira-kira tokoh apa yang sebaiknya pantas untuk dijadikan film superhero di layar lebar tanah air tercinta kita ini :
———————–
1. - Godam -

*Mas-mas aneh.. Pake CD kok diluar..*
Godam berasal dari dimensi lain di mana terdapat negeri yang bernama Godam. Dikarenakan perlawanannya terhadap kekejaman Ratu Candalani, Godam yang masih bayi putra bangsawan negeri Godam menjadi buronan sebagaimana kedua orang tuanya yang dianggap memberontak terhadap kekuasaan Candalani.
Kehebatan : Memiliki pakaian sakti seperti baju sakti yang bisa membuatnya kebal, dan kain sakti yang bisa membuatnya terbaaaaannnggg…
Musuh-musuh bebuyutan : Roh Setan, Sang Kolektor, Bocah Atlantis, G.A.S kentut (Gabungan Anti Superhero), Mpu Selamawa, Kelompok Kucing Merah, dan kelompok dangdud Kucing Garong
2. - Gundala, si Putra Petir -

*Kaya The Flash yak?*
Gundala merupakan teman Godam juga. Ia merupakan peneliti dan dosen di Yogyakarta. Suatu ketika seorang peneliti jenius bernama Sancaka menemukan serum anti petir. Tenggelam dalam ambisinya sebagai seorang ilmuwan, dia melupakan hari ulang tahun Minarti, kekasihnya, yang berakibat putusnya hubungan mereka. Sancaka yang patah hati berlari dengan hati galau di tengah hujan deras. Tiba-tiba sebuah petir menyambarnya. Dalam keadaan koma ia ditarik oleh suatu kekuatan dari planet lain dan diangkat anak oleh raja Kerajaan Petir yang bergelar Kaisar Kronz.
Kekuatan : Sambaran petir bagai motor jupiter, lari secepat kilat, dan pukulan petir..
Musuh-musuh bebuyutan : Ghazul, Pengkor, Anthon, dan Wilamuk
3. - Si Buta dari Goa Hantu -

*Si buta dan monyetnya yang tidak lucu*
Si Buta dari Goa Hantu. Tokoh yang satu ini tidak ada matinya! Walaupun ia buta, tapi ia cinta berpetualang mulai dari Jawa Barat sampai ke Bali, Flores, Kalimantan, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah menunjukkan pengetahuannya yang luas dan kecintaan pada tanah air yang begitu dalam.
Kehebatan : Walaupun buta, punya ilmu silat tingkat tinggi
Musuh-musuh bebuyutan : - (lupa uy..)
4. - Jaka Sembung -

*Mas Barry Prima dalam aksinya : JAKA SEMBUNG*
Jaka Sembung merupakan tokoh pejuang melawan penjajah kumpeni (baca : Belanda -red) yang juga memiliki ilmu silat tingkat tinggi. Ia merupakan tokoh yang sangat taat pada agama dan senantiasa bertindak lurus.
Kehebatan : Jago silat
Musuh-musuh bebuyutan : Kumpeni (baca : Belanda -red)
5. - Si Pitung dan Si Jampang -

*Si Pitung dan Si Jampang, dua sejoli bukan kekasih*
Si pitung dan si Jampang adalah dua tokoh yang memiliki ilmu silat tingkat tinggi dan kebal terhadap peluru, golok, palu, dan benda-benda tajam maupun tumpul lainnya. Keduanya taat beragama, rajin mengaji, dan tidak pernah mencuri ketimun.
Kehebatan : Kebal, punya ilmu silat tingkat tinggi, baik hati,
Musuh-musuh bebuyutan : Kumpeni (baca : Belanda -red)
6. - Si Komo -

*Komo dan komplotannya*
Tokoh yang satu ini punya kehebatan dalam membuat kemacetan dan mengajari anak-anak berhitung dan membaca.
Kehebatan : Ehmm.. Apa ya? Ya pokoknya hebat lah! Bayangin aja, komodo bisa bicara. Itu juga udah hebat!
Musuh-musuh bebuyutan : Pak Ogah (suka minta duit cepe, tapi karena krismon, sekarang jadi minta gope), Si Kancil yang suka mencuri ketimun, dan sebagainya..
————————-
Nah, ayo-ayo.. kalian pilih yang mana? Ntar kita kirim surat ke para produser film itu, siapa tahu mereka tertarik buat bikin film-film superhero lagi.. Mwahahaha..
August 3rd, 2008 at 12:54 am
omong-omong soal Jaka Sembung, inilah film yang mebuatku trauma sama bioskop.. (selain film-film wajib tonton yang berkaitan dengan peristiwa 30 Sept…), soalnya mbak sepupuku hobi banget nonton ini, bawa-bawa aku yg masih balita lagi….hiii….
August 3rd, 2008 at 1:06 pm
yg Gundala keren tuh…
tapi masalah skg orang indo masih suka ma pilem hantu yg aneh ituh… waks…benci bgt deh
August 3rd, 2008 at 2:02 pm
@teresa : Lho? Kenapa benci sama Jaka Sembung?
@mysepty : Hahaha.. Kira-kira kalo gundala dijadiin film, pencipta tokoh The Flash bakal protes ga ya?
Pilem hantu emang masih booming, katanya sih, sayang soalnya masih banyak artis yang belom dieksplorasi di film bertema ini, termasuk saya. *alah*
Heuheueheue..
August 3rd, 2008 at 4:50 pm
saya setuju gundala yang di filmkan. sudah familiar di teling saya soalnya
August 3rd, 2008 at 7:12 pm
kalo yg dikepalanya ada ketinggalan besi kecil macam peniti itu siapa yah? bukan godam yah? kok gw lupa, udah lama banget.
Sayangnya flash gordon bukan buatan indonesia sih (flash gordon, phantom, mandrake).
Cuma kalo menurut gw yang paling sakti tuh para makhluk2 dari desa tumaritis…
Wah, itu paling jagoan, bisa berubah jadi super hero apapun yang lagi ngetrend saat itu, saingannya cuma si Alm. Dono aja…..
Gaban gabin gaban gabin……….
August 3rd, 2008 at 9:20 pm
Mas Rangga selamat anda terpilih sebagai pengunjung terbaik di blog saya selama bulan juli 2008. Selamat ya. Hadiahnya bisa diambil di kelurahan.
August 4th, 2008 at 8:58 am
Jaka Sembung ada yang dijadikan sinetron. Tapi dalam sinetron itu, si pendekar bisa berubah jadi semacam monster naga. Ada musuh kalajengking raksasa segala… Lebay rasanya.
di cerita aslinya kayak gitu ngga sih?
August 4th, 2008 at 6:49 pm
@kishandono : Iya, nama gundala rasanya lebih familiar ya..
@woelank : pake peniti? apaan yak? mhehehehe..
@wishnu : wow! cihuy! minta kado dong..
@nonadita : seingat saya, kayanya Jaka Sembung nggak bisa berubah jadi monster naga, atau musuh kalajengking raksasa.. kalo di sinetron emang suka didramatisir sih.
August 4th, 2008 at 10:43 pm
Iya, kalo teknologinya belum nyampe ntar jadinya malah Panji, Saras, dan kawan-kawan… maless banget dot com daaahhh… hahaha… Kalo gue lebih nunggu film-film sejarah kaya perang diponegoro, perang paderi, perang puputan (kok perang semua ya?) hehehe… Gak sabar pengen nonton Laskar Pelangi. wah… semoga badai pelem horor gak mutu segera berakhir… amien…
August 4th, 2008 at 11:38 pm
@japs : wah ide bagus tuh.. mending bikin-bikin film sejarah atau kepahlawanan ya.. udah lama banget ya, film-film begini nggak diproduksi lagi. Dulu masih ada cerita Cut Nyak Dien, dsb dst.. Ok2..
August 5th, 2008 at 5:43 am
Nah, GUndala aja yang sempet terus menempel di ingatan, dimana anggota geng lainya baru ngeh saat udah menganjak mau masuk kuliah dst.
Kok nggak ada komikus lokal yang mengangkat si karakter Gundala ya? - Kalah dengan si Naruto
August 5th, 2008 at 8:52 pm
wah…! maaaaf..banget,aku ngga gitu tau ma superhero2 dalam negri,wktu kecil taunya unyil, inspector gadget,sailor moon,doraemon,power ranger.k-lo sekarang sukanya samurai X,spiderman hue..he..!nga penting yah..!
August 5th, 2008 at 9:29 pm
@Domba garut : Halo mas.
Kayanya sih, sekarang ini, komikus Indonesia lebih senang membuat komik yang mengangkat cerita-cerita lucu atau mengenai percintaan. Padahal, sebenarnya, dalam sebuah film/komik superhero, terdapat nilai-nilai moral yang cukup baik. Hehehe..
@nina : Inspector Gadget? Mwahahaha.. Dulu juga gue suka baca buku itu. Yah, superhero lokal cuma sempet booming waktu jaman-jamannya cergam (cerita bergambar) nin.. dan itu udah lamaaaa bangeeeetttt.. jadi wajar kok kalo nggak tahu, temen-temen seangkatan gue jg banyak yang nggak tahu soalnya..
August 6th, 2008 at 3:40 am
Wah kalo saya tetep suka Susan,
si centil dan lucu. Tapi kayaknya dia nga punya musuh sih. Emang syaratnya harus punya musuh ya untuk jadi superhero? Oh ya langsung nyerocos aja, Kenalan dulu ah. Salam kenal ya Mas, maaf kalo ngak salah saya pernah dulu check blognya mas Rangga ya? Tapi di blog yang satunya itu tulisannya tingkat tinggi gitu, pernah saya baca bikin saya tambah pusing. Ok deh Sekali lagi Salam Kenal dan terimakasih.
August 13th, 2008 at 5:27 am
kalo ntar ada yg bikin film, silly and his stupid life… loe mo nonton gak?
hehehehhee..
anyway, gue sempet khawatir after masalah yg waktu itu… loe gak bales email ada apa.
ya udah, hope everything getting better soon yah. kalo butuh anything, just email me, okay?
salam hangat,
Silly
February 10th, 2009 at 10:42 am
jago nya indonesia cuma jago kampung doang,ngak gokil tauk
February 20th, 2009 at 10:25 am
Buagus bener ulasan mengenai jaka sembung and super hero indonesianya , kebeulan aku suka banget ama pelem indo jadul(80 -AN) seneng liat keteknya eva arnas gak..kuat!!!makanya aku paling seneng liat jaka sembung,btw kalo ada orang yang trauma nonton jaka sembung wajar seh! abis udah pelemnya serem bioskopnya udah kaya rumah hantu lagi!
March 4th, 2009 at 6:27 pm
Nice post. You are on my RSS reader now so I can read more from you down the road.
March 12th, 2009 at 10:25 am
inget gundala jadi inget gundah gundala! hwakaakakkaka